Macam-Macam Jenis Kain Katun beserta Cirinya

Jenis Kain Katun Beserta Cirinya

Terdapat beberapa jenis kain katun yang patut untuk kamu kenali dengan baik. Tidak seperti kain dengan jenis lainnya, kain katun memiliki berbagai macam jenis dengan karakteristik atau ciri-ciri yang berbeda.

Sebenarnya kain katun termasuk jenis kain yang dibuat dari bahan serat alami tanaman kapas, nama latinnya yakni gossypium. Kain dengan bahan katun ini menempati peringkat teratas sebagai bahan baku tekstil yang paling banyak dicari dan diproduksi jika dibandingkan dengan serat buatan atau pun sintetis.

Kain katun memiliki ciri khasnya tersendiri yakni tidak kaku, halus, adem, agak licin, dan ringan. Maka dari itu, kain dengan bahan katun ini sering digunakan untuk bahan baju formal maupun non-formal.

Namun, tidak banyak orang yang tahu bahwa kain katun juga bisa dibedakan dengan beberapa jenis yang berbeda. Jadi, simak artikel ini sampai akhir dengan baik.

Jenis-jenis kain katun

Jenis Kain Katun

Sebenarnya, terdapat banyak jenis dari kain katun yang ada di pasaran dan banyak dicari oleh para peminatnya, atau lebih tepatnya adalah mencapai 14 jenis untuk kain katun. Sekarang, simak dengan baik penjelasan dari macam-macam jenis kain dari bahan katun yang ada di bawah ini:

1. Kain katun biasa

Ya, sesuai dengan namanya, kain katun biasa adalah jenis kain yang paling banyak dicari dan dibanderol harga yang relatif murah. Bahan katun biasa ini biasanya memiliki banyak motif dengan perbedaan yang mencolok. Kain katun biasa memiliki keunggulannya sendiri yaitu mudah menyerap keringat dan tersedia dengan harga yang murah.

2. Kain katun rayon

Kain katun rayon sering digunakan untuk memproduksi busana Muslim seperti gamis. Jenis bahan katun yang satu ini memiliki tekstur yang licin, ringan, adem, dan daya serap keringat yang tinggi. Namun, jenis kain ini memiliki kekurangan yaitu mudah kusut.

3. Kain katun china

Untuk kain katun yang sejenis ini biasanya digunakan untuk bahan membuat sprei, sarung bantal, maupun sarung guling. Jenis kain ini juga bisa disebut dengan kain katun twill. Untuk memilih kain katun china, kamu membutuhkan kecermatan yang tinggi, karena saat ini ada banyak orang yang menjual kain sejenis ini dengan kualitas yang rendah.

4. Katun silk sutra

Kain silk sutra merupakan hasil kombinasi dari bahan dasar sutra dan bahan dasar katun, dan hal ini terlihat jelas di namanya. Kombinasi ini menyebabkan kain ini menjadi licin, lembut, dan super halus. Kain silk sutra juga terkenal memiliki kualitas kain yang awet, kuat, dan mudah dibentuk.

5. Kain katun paris

Kain katun jenis ini bisa dibilang mirip dengan kain katun biasa. Namun, kain katun paris memiliki kualitas yang lebih baik daripada kain katun biasa. Jika dilihat dari karakternya, kain katun paris memiliki sifat yang ringan dan tipis, oleh karena itu bahan ini sering dimanfaatkan untuk pembuatan gamis dan jilbab.

6. Kain katun bangkok

Sesuai dengan namanya, kain ini diproduksi di Bangkok, jadi tidak mengherankan jika motif dari kain ini memiliki nuansa negara Thailand. Kain sejenis ini memiliki sifat yang cukup kasar dan lebih tipis jika dibandingkan dengan kain katun jenis lainnya. Selain itu, kain katun bangkok juga memiliki sifat yang nerawang, jadi perlu kamu perhatikan dengan baik.

7. Katun satin jepang

Kain katun jenis ini juga sesuai dengan namanya yaitu diproduksi di negara Jepang. Karakteristik yang dimiliki kain ini adalah warna-warnanya yang kuat dan motif yang beragam. Namun, kain ini dipercaya sangat nyaman untuk dikenakan.

8. Kain katun minyak

Alasan mengapa kain katun jenis ini dinamakan kain katun minyak adalah karena kain katun dengan jenis ini memiliki ciri khas bahannya yang mengkilap layaknya sebuah minyak. Namun, sepertinya kain katun sejenis ini belum cukup dikenal di Indonesia sehingga masih susah untuk ditemukan.

9. Kain katun combed

Sesuai dengan namanya, kain katun combed dibuat dengan cara disisir sehingga menjadikan kain ini memiliki tekstur yang halus dan lembut. Proses penyisiran pada kain ini nanti akan menghasilkan serat-serat panjang dan menjadi benang untuk membuat kain.

10. Kain katun carded

Kain katun carded dikatakan tidak akan sehalus kain katun combed. Kain ini dibuat melalui sebuah proses garuk yang menghasilkan serat-serat pendek yang menyatu, jadi tidak heran jika seratnya akan cenderung lebih kasar.

11. Kain katun satin

Karena kain katun jenis ini dibuat dengan cara teknik tenun satin, jadi hasil kainnya pun permukaannya akan terlihat berkilau sehingga pakaian yang terbuat dari kain ini akan terlihat lebih mewah.

12. Kain katun flanel

Kain katun flanel identik dengan motif kotak-kotak dan sering kita temui di pakaian jenis kemeja. Karakteristik dari kain katun jenis ini adalah teksturnya sedikit berbulu di salah satu sisinya dan permukaannya terasa lembut.

13. Kain katun stretch

Kain katun jenis ini berasal dari perpaduan serat alami kapas dengan spandex sehingga menghasilkan kain yang elastis. Jadi, kain katun yang sejenis ini memiliki ciri-ciri yang mudah melar dan dapat menyerap keringat dengan baik.

14. Kain katun supernova

Ciri khas dari kain katun jenis ini adalah bahannya adem, lembut, dan cenderung ringan. Oleh karena itulah kain katun yang sejenis ini biasa digunakan untuk pembuatan gamis, jilbab, hingga pakaian formal lainnya.

Kisaran harga kain katun

Kain katun dibanderol harga yang cukup murah dan tergantung dengan kualitasnya masing-masing. Kisaran harga kain katun adalah mulai dari puluhan ribu rupiah hingga ratusan ribu rupiah. Perbedaan harga-harga ini akan terlihat dari kualitas masing-masing kain.

Jadi, bisa dibilang kain katun termasuk salah satu jenis kain yang paling umum digunakan pada saat pembuatan pakaian. Selain karena mudah untuk menemukannya, kain katun juga memiliki kualitas yang tinggi. Untuk memilih kain katun yang sesuai dengan kebutuhanmu, kamu perlu mengenali jenis-jenis kain katun dengan baik. Sebab, jika tidak itu akan merugikanmu sendiri karena salah memilih kain katun yang sesuai dengan kebutuhanmu.

Leave a Reply